Pengobatan Radang Sendi Rematik

Pengobatan Radang Sendi Rematik – Untuk memastikan penyakit radang sendi rematik, biasanya dokter Anda dapat melakukan beberapa tes untuk memastikan ada tidaknya penyakit rematik. Tes tersebut diantaranya adalah dengan pemeriksaan fisik, sinar X, MRI, ultrasound, pemeriksaan darah, pemeriksaan imunologi, pemeriksaan cairan sendi dan lain-lain. Pengobatan radang sendi rematik hingga saat ini belum ada obatnya. Pengobatan radang sendi rematik melalui dua target, yakni untuk mengurangi radang, menghindari kerusakan sendi dan kecactan, dan yang kedua adalah mengurangi gejalanya, terutama nyeri sendi yang dirasa. Jika telah didiagnosis dengan rematik, segera diobati, jangan ditunda. Menunda pengobatan akan menyebabkan rematik menjadi lebih parah dan juga menyebabkan komplikasi serius.

Pengobatan Radang Sendi Rematik

Pengobatan Radang Sendi Rematik

 Penyakit Nyeri Sendi Rematik

Pengobatan radang sendi rematik bisa dilakukan dengan meningkatkan aktivitas fisik. Olahraga merupakan salah satu bagian yang sangat penting untuk melakukan pengobatan rematik karena mengurangi nyeri dan lelah serta bisa membantu meningkatkan fleksibelitas dan juga kekuatan. Tipe olahraga yang sangat berguna diantaranya adalah aerobic air, karena meningkatkan fleksibelitas dan kekuatan tetapi dengan mengurangi jumlah beban pada sendi dibagian bawah tubuh.

Pengobatan radang sendi rematik lainnya adalah dengan melindungi sendi. Setidaknya hal ini dialkukan sehari sehakli gerakkan sendi seluwes mungkin, namun jangan sampai berlebihan dan malah menimbulkan rasa sakit. Selingi dengan aktivitas sendi dengan waktu istirahatt. Istirahat merupakan salah satu faktor yang sangat penting bagi pengobatan radang sendi rematik, namun jangan biarkan sendi dalam posisi yang sama dalam waktu yang sama juga. Bergerak dan beraktivitaslah dengan menggunakan tangan Anda.

Membiarkan sendi diam terlalu lama bisa menyebabkan sendi menjadi kaki. Jika memang duduk harus dalam waktiu yang lama misalnya saat bekerja atau dalam perjalanan,maka bergerakjlah setiap satu jam sekali, kemudian berdri, berjalan-jalan dan meregangkan sendi.

Menurunkan berat badan untuk mengurangi beban yang terjadi pada sendi dan mengurangi rasa sakitnya juga. Makanlah dengan jumlah yang lebih banyak untuk buah dan sayuran. Protein yang bebas akan lemak, dan produk susu yang rendah lemak, pastikan Anda mendapatkan vitamin C dan kalsium dalam jumlah yang cukup.

Jenis Nyeri Sendi

Selain masalah radang sendi, penyakit nyeri sendi terbagi menjadi beberapa jenis seperti dibawah ini :

  1. Penyakit rematik
    Penyakit rematik merupakan salah satu gangguan nyeri sendi kronis yang banyak terjadi. Dan  harus diketahui bahwa penyakit rematik bukanlah penyakit khas usia lanjut. Orang yang masih berusia muda juga bisa terserang penyakit rematik. Penyakit nyeri sendi rematik ini bisa disebabkan karena terjadinya sistem autoimun yang mengalami kerusakan sehingga membuat tubuh menghasilkan zat yang bisa menimbulkan terjadinya peradangan, dan yang paling utama adalah dibagian sendi. Sedangkan dibagian tubuh yang favorit yang paling sering diserang adalah sendi jari tangan dan kaki serta tulang belakang. Serangan rematik ini akan menimbulkan terjadinya peradangan serta pembengkakan pada selaput sendi dan dengan bertahap akan membuat kapsul sendi hancur, kemudian menghancurkan kebagian tendon. Konsekuensi yang terakhir adalah terjadinya deformasi pada tulang dan juga terjadinya pembatasan pada gerakan saat melakukan aktivitas.
  2. Osteoarthritis
    Osteoarthritis merupakan salah satu gangguan nyeri sendi yang menyerang usia lanjut. Usia diatas 45 tahun biasanya rentan terserang penyakit ini. Pada penyakit nyeri sendi yang satu ini biasanya sendi akan merasakan nyeri namun gejala awalnya tidak disertai dengan peradangan. Dan kemudian rasa nyeri ini akan semakin terasa disaat sedang mengangkat beban dan pada awal gerakan dari posisi saat sedang beristirahat. Penyebab nyeri sendi ini disebabkan karena faktor penuaan dan penggunaan sendi dengan terus menerus. Bagian tulang rawan yang menutupi pada tulang artikular ini menjadi aus akibat dari gesekan yang dilakukan secara bertahap. Resiko yang paling sering terjadi adalah dibagian pinggul, lutut, tangan, kaki dan juga bagian tulang belakang.
  3. Ankyllosing spondylitis
    Gangguan nyeri sendi yang satu ini merupakan salah satu bentuk nyeri sendi yang lain. Keadaan seperti ini biasanya menimbulkan nyeri dan terjadinya peradangan pada sendi tulang belakang serta bagian panggul, walaupun sendi yang lain biasanya ikut terlibat juga. Gejala yang dirasakan biasanya akan muncul saar sedang tidur, setelah bangun tidur atau juga setelah interval yang terjadi tidak aktif. Untuk kasus yang serius, nyeri sendi ini bisa membuat terjadinya fusi tulang belakang yang bisa menyebabkan seseorang menjeaid membungkuk yang disebut dengan kuphosis. Keparahan dari kasus penyakit ini biasanya bervariasi dan tidak semua penderita akan mengalami fusi tulang belakang. Namun kemungkinan pada beberapa orang biasanya akan mengalami sakit punggung atau juga pinggul yang terjadi dengan sporadis. Misalnya seperti penyakit rematik, nyeri sendi ini adalah salah satu penyakit yang disebabkan karena penyakit autoimun yang menurun.
  4. Psoriatik arthritis
    Penyakit nyeri sendi ini adalah kondisi efek samping dari terjadinya psoriasi. Pembengkakan yang terjadi secara menyakitkan bisa terjadi pada semua sendi dan biasanya terjadi pada bagian ruas jari, pergelangan tangan, lutut, tulang selangka, dan pergalangan kaki serta bagian punggung bawah.
  5. Gout atau asam urat
    Pernahkan Anda merasakan nyeri sendi pada bagian ruas atau pergalngan kaki? Kemungkinan Anda menderita gout atau yang diakibatkan karena kadar asam urat yang tinggi di dalam darah.

Pengobatan Radang Sendi Rematik


=====================================

>>> Propolis Melia Nature Untuk Mengobati Nyeri Sendi dan Penyakit Lainnya, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Nyeri Sendi and tagged , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *