Arthritis

Arthritis adalah peradangan pada satu atau kedua sendi anda, pada satu atau kedua lutut atau pergelangan tangan, atau pada bagian punggung. Dua jenis arthritis yang paling umum adalah osteoarthritis dan rheumatoid arthritis

Gejala dan Tanda-Tanda Arthritis

Tanda dan gejala arthritis yang paling umum terjadi pada area sendi. Berdasarkan pada tipe arthritis yang anda miliki, arthritis pada sendi memiliki gejala :

  • Nyeri
  • Kaku
  • Bengkak
  • Kemerahan
  • Berkurangnya jarak langkah anda

Beberapa tipe arthritis atau nyeri sendi memiliki tanda dan gejala pada bagian lain tubuh, antara lain :

  • Demam
  • Lelah
  • Ruam
  • Berat badan yang turun
  • Masalah pernapasan
  • Mata dan mulut terasa kering
  • Berkeringat pada malam hari
Arthritis

Arthritis

Penyebab Arthritis atau Nyeri Sendi

Nyeri sendi yang terkait dengan arthritis disebabkan oleh kerusakan pada sendi, antara lain :

  • Cartilage
    Sendi yang keras tetapi licin dan melapisi ujung tulang, cartilage membuat tulang mudah tergelincir dengan lembut satu sama lain.
  • Joint Capsule
    Membran yang agak keras ini membungkus semua bagian sendi.
  • Synovium
    Membran tipis melapisi joint capsule dan mengeluarkan cairan synovial yang melicinkan persendian.

Jenis nyeri sendi terbagi menjadi beberapa macam dibawah ini :

  1. Nyeri sendi akibat peradangan
    Nyeri sendi ini biasanya disertai dengan suatu peradangan ditandai dengan gejala seperti pembengkakan, rasa panas dan warna kemerahan. Nyeri sendi ini merupakan salah satu gejala dari penyakit rematik. Untuk penyakit rematik merupakan salah satu penyakit yang disebabkan karena sistem imun salah mengenal dan kemudian menyerang balik jaringan tubuh yang normal. Dan awalnya ditandai dengan gejala seperti pembengkakan, kemudian lama kelamaan gejala ini akan berubah membuat anggota tubuh berubah menjadi bengkok sehingga menyebabkan kecacatan sendi. Penyakit rematik merupakan salah satu jenis penyebab yang paling umum terjadi dan merupakan nyeri sendi kronis. Penyakit rematik bukanlah penyakit usia lanjut karena penyakit ini bisa saja menyerang usia muda.
  2. Penyakit Gout atau penyakit asam urat
    Penyakit nyeri sendi gout disebabkan karena kadar asam urat yang tinggi di dalam darah. Biasanya menyerang bagian lutut, tumit, pergelangan kaki, jari, tangan, dan siku. Biasanya penyakit gout akan diturunkan dalam keluarga yang mempunyai riwayat kesehatan mengalami hal tersebut. Gejala yang muncul biasanya adalah nyeri sendi yang terjadi dengan tiba-tiba dan mendadak. Namun lebih sering terjadi di malam hari. Kemudian nyeri sendi ini akan terasa berdenyut dan lama kelamaan akan semakin sakit dan setelah itu bertambah semakin nyeri jika sedikit saja digerakkan. Kemerahan pada sendi yang mengalami pembengkakan.
  3. Osteoarthtritis
    Penyakit OA atau nyeri sendi pada lutut ini biasanya lebih sering disebabkan karena rapuhnya pada kapsul sendi sehingga bisa membuat lapisan pada tulang rawan menjadi rusak yang kemudian menutup permukaan bagian ujung-ujung tulang. Dan umumnya penyakit ini menyerang sendi-sendi yang menjadi penopang dari tubuh misalnya adalah seperti lutut pinggul, tulang belakang. Penyakit OA ini baisanya menyerang mereka yang berusia lanjut. Namun untuk sebagian penderita kasusnya tidak berubah semakin parah. Gejala yang muncul adalah seperti nyeri dan kaku pada sendi yang paling utama terjadi pada saat sedang berdiri, berjalan atau juga setelah duduk lama, jika lutut dan juga pinggul yang mengalami serangan.

Penanganan Nyeri Sendi

Penanganan yang dilakukan pada nyeri sendi diatas adalah rehabilitasi nyeri sendi dibagian anggota yang terserang yang harus memperhatikan anatomi serta problem dari biomekanik tubuh. Bukan hanya dibaian sendi yang terserang saja, namun dilihat dengan lebih menyeluruh baik dari sendi panggul, paha, sendi lutut, betis, dan juga sendi pergelangan kaki serta kaki, bahkan dengan menyeluruh tubuh yang termasuk ke dalam tungkai sisi yang satunya lagi, bentuk kesimetrisan pada bahu dan tulang belakang baik yang secara statis atau juga secara dinamis misalnya adalah saat sedang berjalan, saat sedang berdiri, naik tangga dan melakukan aktivitas yang lain.

Kelainan akan menyebabkan kelainan. Jadi, tanpa memperhatikan beberapa hal diatas, maka pengobatan atau juga suatu tindakan apapun yang diberikan dan termasuk pada orang yang sudah menjalani operasi, maka tingkat dari keberhasilan terapi tidak akan tercapai dengan maksimal dan dikemudian harinya nyeri akan terasa lagi atau kambuh yang akan membuat terjadinya kelainan pada struktur serta organ yang lain.

Penegakkan diagnosis dengan melakukan tes diagnostik misalnya adalah seperti pemeriksaan rontgent, MRI, dan lainnya harus selalu didasari dari suatu penemuan pada klinik. Dan sebaiknya jangan mengulang pemeriksaan yang sudah pernah dilakukan, terkecuali jika memang memberikan manfaat. Selain itu, interpretasi dari suatu hasil pemeriksa pada diagnositik harus ada suatu relevansinya dengan riwayat klinis dan pemeriksaan secara fisik. Jadi jangan menyebutkan penyakitnya hanya berdasarkan dari foto rontgent atau juga melakukan MRI.

Salah satu yang bisa dilakukan adalah program latihan fisik. Program latihan fisik yang dilakukan harus disesuaikan atau dicocokkan dengan kondisi penyakit seseorang. Dan kemudian diberikan dengan cara yang benar serta dengan pemberian dosis yang benar juga dalam membantu memperhatikan kinesiologi dan juga biomekanika tubuh. Pertama adalah dengan melakukan rehabilitasi yang biasanya ditujukan untuk membantu mengembalikan lagi gerakan pada sendi dan juga fleksibelitias serta membantu mengidentifikasi ketidakseimbangan yang teerjadi pada biomekanik yang masih bisa dikoreksi dengan benar.

Arthritis


=====================================

>>> Propolis Melia Nature Untuk Mengobati Nyeri Sendi dan Penyakit Lainnya, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Nyeri Sendi and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *