Nyeri Sendi

Nyeri Sendi – Artritis didefinisikan sebagai keterbatasan gerak sendi yang disertai pembengkakan, nyeri saat bergerak, nyeri tekan atau rasa hangat. Artralgia adalah nyeri sendi yang tidak disertai keterbatasan rentang gerak dan tanpa adanya gejala lain yang terkait. Gejala-gejala ini dapat muncul dengan poliartikular (banyak sendi), pausiartikular (sedikit sendi) atau monoartikular (satu sendi).

Nyeri Sendi

Nyeri Sendi

Nyeri Sendi

Hampir semua fraktur diakbatkan dari trauma langsung di bagian metafisi tulang dan oleh karena itu tidak muncul sebagai nyeri sendi. Akan tetapi, fraktur yang terletak di dekat lempeng pertumbuhan merupakan penyebab nyeri posttraumatik yang sering dijumpai. Fraktur ini dapat diklasifikasikan berdasarkan tampilan radiografik dan beratnya fraktur. Cedera yang terlokalisasi atau nyeri tekan”titik” pada sendi anak memerlukan imobilisasi dan pemantauan orthopedik, bahkan jika radiografi tidak memperlihatkan lokasi fraktur yang jelas .

Cedera akibat penggunaan sendi yang berlebihan terjadi pada saat terdapat sejumlah kecil stress yang mengenai suatu sendi dalam jangka waktu lama. Walaupun cedera ini paling sering mengenai sndi lutut, tetapi cedera pada sendi lain dapat terjadi sekunder akibat latihan yang tidak tepat, baik kecepatannya, intensitasnya atau keduanya.

Penyebab yang paling sering terjadi pada kasus nyeri sendi adalah trauma yang terjadi di masa lalu, beban yang muncul pada gerakan sendi yang dilakukan dengan berulang kali, sikap pada tubuh yang salah, proses dari penuaan, atau juga akibat dari karena terlalu lama sendi tidak melakukan gerakan. Hal ini biasanya akan memaksa semua orang tidak mau menggerakkan tubuhnya, malah menghindari melakukan gerakan karena ditakutkan rasa sakit akan muncul. Padahal sikap ini malah akan membuat keadaan semakin parah dan bisa mengurangi gerakan yang terjadi dan pada akhirnya akan berakibat fatal terjadinya kelemahan pada otot sehingga nyeri sendi akan semakin memburuk.

Radang Sendi

Radang sendi kebanyakan memang dialami oleh orang yang sudah lanjut usia, dan bahkan bisa membuat orang tidak bisa melakukan apa-apa akibat terjadinya nyeri sendi tadi. Namn hal ini bukan berarti bahwa semakin tua usia seseorang maka semua orang akan mengalami ganggan nyeri sendi. Dengan melakukan tindakan serta melakukan pengobatan yang baik dan benar, maka pada orang lanjut usia biasanya bisa saja melakukan aktivitas mereka tanpa ada suatu gangguan akibat nyeri sendi. Yang paling harus diketahui adalah jikak dirinci maka akan dijumpai sekitar 100 macam radang sendi, tetapi biasanya dengan penyebab yang terjadi berbeda-beda dan hal ini tentu saja membutuhkan cara pengobatan yang tidak salma.

Namun yang paling terkena adalah nyeri sendi :

  1. Penyakit osteoarthritis atau penyakit radang snedi yang terjadi pada orang usia lanjut
  2. Penyakit rematik
  3. Gout atau asam urat tinggi
  4. Pseudogout
  5. Infectious arthritis

Penjelasan masing-masing penyakit nyeri sendi :

  1. Osteoarthritis
    Penyakit nyeri sendi ini adalah salah satu penyakit nyeri sendi yang terjadi pada orang berusia lanjut akibat dari kemampuan dalam tubuh yang mengalami penuaan yakni berkurangnya kemampuan dari merawat persendian yang sudah terlalu sering digunakan.
  2. Penyakit rematik
    Penyakit rematik adalah sala satu gangguan nyeri sendi yang ditandai dengan peradangan karena penyebab dari hal ini terjadi tidak langsung berasal dari persendian itu sendiri. Biasanya peradangan yang terjadi dianggap sebagai salah satu bentuk reaksi dari tubuh yang salah dari adanya suatu infeksi yang terjadi akibat kuman yang lebih dikenal dengan nama Streptococus beta haemolyticus. Kuman ini biasanya tidak menyerang langsung pada daerah sendi, namun pada tempat lain seperti dibagain tenggorokan atau dibagian tonsil amandel, bagian sakit gigi berlubang, kulit yang mengalami luka dan telinga yang mengalamikepoken. Kuman ini menimbulkan suatu rekasi yang menyebabkan terjadinya nyeri sendi, kerusakan dibagian ginjal, paru, atau juga pada katup jantung.
  3. Gout atau asam urat
    Gout atau asam urat merupakan salah satu peradangan yang terjadi pada sendi dibagian tulang-tulang kecil misalnya adalah seperti sendi jari yang disebabkan karena kandungan asam urat di dalam darah sangat tinggi sehingga membuat kristal asam urat mengalami penumpukan di dalam rongga sendi atau juga terjadi dalam bentuk dungkul-dungkul dibawah kulit.
  4. Pseudogout
    Pembengkakan yang terjadi pada sendi bukan akibat dari asam urat namun melainkan karena pengendapan dari kristal zat kapur. Keadaan yang seperti ini tidak jarang bisa menyertai penyakit osteoarthritis sehingga akan muncul pada orang yang berusia lanjut ditambah lagi jika orang tersebut jarang minum.
  5. Infectious arthritis
    Nyeri sendi ini biasnaya terjadi akibat suatu infeksi kuman yang masuk ke dalam persendian, misalnya adalah yang terjadi pada penderita penyakit kelamin. Kuman bisa saja masuk dan sampai pada tempat yang biasanya aliran darah mengalir.

Diagnosis Nyeri Sendi

Penegakkan diagnosis dilakukan pada penyakit nyeri sendi tidak mudah dilakukan oleh dokter. Oleh sebab itulah, penderita biasanya akan disuruh menjelaskan mengenai bagaimana nyeri itu terjadi, kapan nyeri tersebut muncul.

Melakukan pemeriksaan lewat sarana teknologi seperti pencitraan atau imaging yang dikombinasikan dengan komputer maka biasanya akan menghasilkan :

  1. USG
  2. MRI
  3. CAT

Yang akan membuat penegakkan diagnosis nyeri sendi lebih mudah. Padahal diagnosis merupakan salah satu langkah awal dalam melakukan penentuan pada pengobatan.

Nyeri Sendi

Posted in Nyeri Sendi | Tagged , , , , , , , , | Comments Off

Pengobatan Radang Sendi Rematik

Pengobatan Radang Sendi Rematik – Untuk memastikan penyakit radang sendi rematik, biasanya dokter Anda dapat melakukan beberapa tes untuk memastikan ada tidaknya penyakit rematik. Tes tersebut diantaranya adalah dengan pemeriksaan fisik, sinar X, MRI, ultrasound, pemeriksaan darah, pemeriksaan imunologi, pemeriksaan cairan sendi dan lain-lain. Pengobatan radang sendi rematik hingga saat ini belum ada obatnya. Pengobatan radang sendi rematik melalui dua target, yakni untuk mengurangi radang, menghindari kerusakan sendi dan kecactan, dan yang kedua adalah mengurangi gejalanya, terutama nyeri sendi yang dirasa. Jika telah didiagnosis dengan rematik, segera diobati, jangan ditunda. Menunda pengobatan akan menyebabkan rematik menjadi lebih parah dan juga menyebabkan komplikasi serius.

Pengobatan Radang Sendi Rematik

Pengobatan Radang Sendi Rematik

 Penyakit Nyeri Sendi Rematik

Pengobatan radang sendi rematik bisa dilakukan dengan meningkatkan aktivitas fisik. Olahraga merupakan salah satu bagian yang sangat penting untuk melakukan pengobatan rematik karena mengurangi nyeri dan lelah serta bisa membantu meningkatkan fleksibelitas dan juga kekuatan. Tipe olahraga yang sangat berguna diantaranya adalah aerobic air, karena meningkatkan fleksibelitas dan kekuatan tetapi dengan mengurangi jumlah beban pada sendi dibagian bawah tubuh.

Pengobatan radang sendi rematik lainnya adalah dengan melindungi sendi. Setidaknya hal ini dialkukan sehari sehakli gerakkan sendi seluwes mungkin, namun jangan sampai berlebihan dan malah menimbulkan rasa sakit. Selingi dengan aktivitas sendi dengan waktu istirahatt. Istirahat merupakan salah satu faktor yang sangat penting bagi pengobatan radang sendi rematik, namun jangan biarkan sendi dalam posisi yang sama dalam waktu yang sama juga. Bergerak dan beraktivitaslah dengan menggunakan tangan Anda.

Membiarkan sendi diam terlalu lama bisa menyebabkan sendi menjadi kaki. Jika memang duduk harus dalam waktiu yang lama misalnya saat bekerja atau dalam perjalanan,maka bergerakjlah setiap satu jam sekali, kemudian berdri, berjalan-jalan dan meregangkan sendi.

Menurunkan berat badan untuk mengurangi beban yang terjadi pada sendi dan mengurangi rasa sakitnya juga. Makanlah dengan jumlah yang lebih banyak untuk buah dan sayuran. Protein yang bebas akan lemak, dan produk susu yang rendah lemak, pastikan Anda mendapatkan vitamin C dan kalsium dalam jumlah yang cukup.

Jenis Nyeri Sendi

Selain masalah radang sendi, penyakit nyeri sendi terbagi menjadi beberapa jenis seperti dibawah ini :

  1. Penyakit rematik
    Penyakit rematik merupakan salah satu gangguan nyeri sendi kronis yang banyak terjadi. Dan  harus diketahui bahwa penyakit rematik bukanlah penyakit khas usia lanjut. Orang yang masih berusia muda juga bisa terserang penyakit rematik. Penyakit nyeri sendi rematik ini bisa disebabkan karena terjadinya sistem autoimun yang mengalami kerusakan sehingga membuat tubuh menghasilkan zat yang bisa menimbulkan terjadinya peradangan, dan yang paling utama adalah dibagian sendi. Sedangkan dibagian tubuh yang favorit yang paling sering diserang adalah sendi jari tangan dan kaki serta tulang belakang. Serangan rematik ini akan menimbulkan terjadinya peradangan serta pembengkakan pada selaput sendi dan dengan bertahap akan membuat kapsul sendi hancur, kemudian menghancurkan kebagian tendon. Konsekuensi yang terakhir adalah terjadinya deformasi pada tulang dan juga terjadinya pembatasan pada gerakan saat melakukan aktivitas.
  2. Osteoarthritis
    Osteoarthritis merupakan salah satu gangguan nyeri sendi yang menyerang usia lanjut. Usia diatas 45 tahun biasanya rentan terserang penyakit ini. Pada penyakit nyeri sendi yang satu ini biasanya sendi akan merasakan nyeri namun gejala awalnya tidak disertai dengan peradangan. Dan kemudian rasa nyeri ini akan semakin terasa disaat sedang mengangkat beban dan pada awal gerakan dari posisi saat sedang beristirahat. Penyebab nyeri sendi ini disebabkan karena faktor penuaan dan penggunaan sendi dengan terus menerus. Bagian tulang rawan yang menutupi pada tulang artikular ini menjadi aus akibat dari gesekan yang dilakukan secara bertahap. Resiko yang paling sering terjadi adalah dibagian pinggul, lutut, tangan, kaki dan juga bagian tulang belakang.
  3. Ankyllosing spondylitis
    Gangguan nyeri sendi yang satu ini merupakan salah satu bentuk nyeri sendi yang lain. Keadaan seperti ini biasanya menimbulkan nyeri dan terjadinya peradangan pada sendi tulang belakang serta bagian panggul, walaupun sendi yang lain biasanya ikut terlibat juga. Gejala yang dirasakan biasanya akan muncul saar sedang tidur, setelah bangun tidur atau juga setelah interval yang terjadi tidak aktif. Untuk kasus yang serius, nyeri sendi ini bisa membuat terjadinya fusi tulang belakang yang bisa menyebabkan seseorang menjeaid membungkuk yang disebut dengan kuphosis. Keparahan dari kasus penyakit ini biasanya bervariasi dan tidak semua penderita akan mengalami fusi tulang belakang. Namun kemungkinan pada beberapa orang biasanya akan mengalami sakit punggung atau juga pinggul yang terjadi dengan sporadis. Misalnya seperti penyakit rematik, nyeri sendi ini adalah salah satu penyakit yang disebabkan karena penyakit autoimun yang menurun.
  4. Psoriatik arthritis
    Penyakit nyeri sendi ini adalah kondisi efek samping dari terjadinya psoriasi. Pembengkakan yang terjadi secara menyakitkan bisa terjadi pada semua sendi dan biasanya terjadi pada bagian ruas jari, pergelangan tangan, lutut, tulang selangka, dan pergalangan kaki serta bagian punggung bawah.
  5. Gout atau asam urat
    Pernahkan Anda merasakan nyeri sendi pada bagian ruas atau pergalngan kaki? Kemungkinan Anda menderita gout atau yang diakibatkan karena kadar asam urat yang tinggi di dalam darah.

Pengobatan Radang Sendi Rematik

Posted in Nyeri Sendi | Tagged , , , , , , , , , , | Leave a comment

Mengatasi Nyeri Sendi Pada Lutut

Mengatasi Nyeri Sendi Pada Lutut – Gaya hidup diketahui berperan terhadap terjadinya osteoarthritis. Berat badan berlebih atau obesitas mengakibatkan tekanan pada lutut besar, mengakibatkan kerusakan rawan sendi lutut. Menurunkan berat badan merupakan anjuran yang perlu diperhatikan bagi penderita pengapuran lutut.

Mengatasi Nyeri Sendi Pada Lutut

Mengatasi Nyeri Sendi Pada Lutut

Nyeri Sendi Pada Lutut

Nyeri sendi pada lutut tidak perlu ditakuti, namun Anda harus tetap berhati-hati karena biasanya tidak berbahaya dan bisa dengan mudah diatasi. Anda harus tahu kapan waktu melakukan konsultasi dengan dokter mengenai keluhan nyeri sendi pada lutut, atau jika memang dirasa nyeri sendi berlangsung dalam waktu yang lebih lama, adanya suatu hambatan pada gerakan, pembengkakan yang terjadi pada sekitar sendi dan juga munculnya nyeri –nyeri yang disebabkan karena posisi atau suatu gerakan tertentu saat sedang melakukan aktivitas.

Lutut sendiri terdiri dari tulang, kapsul, rawang sendi, meniscus, ligament, otot serta syaraf. Dan semua bagian ini baisanya bekerja untuk bisa menghasilkan suatu gerakan pada lutut untuk melakukan aktivitas dengan sempurna. Jika kita perhatikan dengan baik, nyeri sendi pada lutut bukan hanya terjadi pada usia lanjut, namun bisa juga terjadi pada semua usia. Untuk anak-anak biasanya nyeri sendi pada lutut terjadi karena pertumbuhan pada lutut yang tidak sempurna, oleh sebab itulah sebagai orang tua perlunya penanganan secara dini agar pada saat masa tumbuh mereka selesai dan mereka mulai memasuki usia dewasa muda ketidaksempurnaan yang terjadi pada lutut mereka ini sudah bisa teratasi dengan baik. Kelainan yang harus mendapatkan perhatian adalah Chondromalacia yakni adalah kurang kerasnya dibagian rawan sendi, discoid meniscus, atau juga bentuk dari meniscus yang tidak terbentuk secara sempurna. Osgood Schlatter’s disease merupakan salah satu jenis penyakit yang terjadi akibat dari ligament patella yang terangkat dari tulan, penyakit rematik yang terjadi pada anak, bentuk lutut kaki huruf O atau huruf X, dan munculnya masalah penyakit tumor jinak. Ada juga penyakit yang harus mendapatkan perhatian khusus misalnya adalah penyakit tbc sendi atau juga Osteomyelitis akibat terjadinya infeksi pada tulang. Namn kasus yang paling serius adalah terjadinya tumor ganas yang menyerang anak yang harus mendapatkan penanganan sedini mungkin karena jika diremehkan akan berakibat fatal.

Untuk orang yang dewasa, nyeri atau radang sendi pada lutut biasanya terjadi akibat trauma saat terjatuh, keseleo, cidera saat melakukan olahraga baik yang disadari atau juga tidak. Adanya suatu tanggapan jika cidera ini bersifat ringan maka biasanya hanya cukup dengan diurut saja atau bisa juga dengan diobati secara menggunakan obat nyeri sendi tradisional. Namun, jika tidak melakukan cara mengatasi nyeri sendi pada lutut maka akan menimbulkan suatu gangguan penyakit lutut yang terjadi secara kompleks. Bahkan bisa menyebabkan terjadinya cacat permanen yang akan mejadi lebih sulit lagi untuk dikoreksi dengan suatu tindakan pembedahan yang canggih sekalipun misalnya adalah akibat patah tulang yang terjadi di dalam sendi, namun hal ini kadang tidak disadari oleh si penderita dan umumnya dianggap hanya sebagai keseleo biasa saja. Oleh sebab itulah, penanganan cara mengatasi nyeri sendi pada lutut harus dilakukan dengan baik.

Selain itu sebaiknya berolahraga unutk memperkuat otot di sekitar lutut, salah satunya latihan otot quardriceps. Otot ini berada di  bagian depan paha dan menjadi lebih lemah pada penderita osteoarthritis lutut. Telah dibuktikan bahwa latihan otot ini tidak hanya meningkatkan ksehatan tubuh, melainkan juga dapat mengurangi rasa nyeri.

Cara Mengobati Nyeri Sendi

Latihan otot quarisep untuk mengatasi nyeri sendi lutut

Ada beberapa latihan yang dapat dilakukan untu Mengatasi Nyeri Sendi Pada Lutut. Paling umum adalah dilakukan dalam posisis duduk di atas kursi.

  1. Starihgt-leg raise : dalam posisi duduk tegak. Agkat dan tegangkan kaki, tahan hingga hitungan 10, kemudian turunkan perlahan. Ulangi gerajan tersebut hingga setidaknya 10 kali untuk setiap kaki.
  2. Straight-leg raise : dalam posisi berbaring, satu lutut di teluk, sednagkan lutut yang lain kurus. Angkat kaki yang lurus, pertahankan sekitara 5 detik, kemudian turunkan. Lakukan latihan yang sama untuk kaki sisi yang lain, setidaknya dalam satu minggu dua kali.
  3. Latihan kekuatan otot. Setidaknya satu minggu sekali, saat berbaring dapat melakukan latihan otot. Pertama letakkan handuk digulung dibawah tumit kaki yang tidak dilatih. Pada kaki yang diluruskan, gunakan otot kaki untuk menekan lutut ke bawah , ke arah lantai. Tahan dalam 5 hitungan, selanjutkan lemaskan kembali, terus ulangi latihan tersebut.

Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk Mengatasi Nyeri Sendi Pada Lutut:

  1. Pastikan anda tidak menekuk lutut dalam waktu lama. Misalnya tidak meletakkan bantal dibawah lutut saat tidur malam hari. Cobalah untuk meluruskan lutut meskipun terasa agak nyeri.
  2. Gunakan sepatu-terutama sepatu olahraga yang sesuai untuk kaki dan terasa nyaman, sehingga dapat berperan sebagai perendam getaran terhadap lutut.
  3. Jangan diam terlalu lama, tetap gerakan lutut, namun jika nyeri segera istirahat. Saat nyeri berkurang, aktivitas dapat dilanjutkan.
  4. Gunakan tongkat untuk menopang berat badan tubuh jika memang diperlukan.
  5. Gunakan pegangan tangan saat naik tangga. Naik tangga satu persatu, kaki sehat terlebih dahulu. Saat turun, dahulukan kaki yang nyeri, diikuti oleh kaki sehat. Tetap berpegangan pada penopang.

Mengatasi Nyeri Sendi Pada Lutut

 

Posted in Nyeri Sendi | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

Nyeri Sendi Lutut

Nyeri Sendi Lutut – Pengapuran sendi lutut mengakibatkan nyeri, sehingga aktivitas terganggu. Beragam jenis terapi dapat dilakukan untuk mengatasi masalah ini, bergantung derajat kerusakan yang terjadi.

Nyeri Sendi Lutut

Nyeri sendi lutut sering terjadi ketika seseorang menekuk lututnya, baik ketika sedang sholat, atau saat ingin jongkok. Sendi lutut merupakan sendi dengan beban kerja yang cukup berat. Saat berdiri tegak, sendi ini dalam posisi mengunci agar posisi tubuh stabil. Sedangkan saat berjalan, sendi ini berperan layaknya engsel, sehingga gerakan kaki menjadi fleksibel. Saat kita berlari, atau berolahraga, sendi ini harus dapat menahan beban putaran dan daya saat kaki menekuk, melompat atau saat berlari. Hal ini menunjukkan bahwa sendi lutut memegang peranan penting dalam setiap posisi atau gerakan tubuh.

Nyeri Sendi Lutut

Nyeri Sendi Lutut

Di dalam sendi lutut, terdapat 3 komponen tulang. Ujung tulang paha (femur), tulang tungka bawah (tibia), dan tulang lutut (patella). Pada bagian ujung dari tulang, terdapat komponen yang disebut dengan tulang rawan. Tulang rawan berperan melapisi ujung tulang di persendian. Dengan adanya tulang rawan, ketiga tulang tersebut bertemu, namun tidak terjadi gesekan dan gerakan sendi menjadi mulus.

Sesuai perjalanan usia, pada orang tua akan terjadi kerusakan pada tulang rawan (kartilago) sendi. Selain faktor usia, dan juga faktor lain yang dapat mempercepat proses kerusakan. Misalnya saja infeksi, trauma, aktivitas yang tinggi atau berat badan berlebih. Jika terjadi kerusakan, maka tulang rawan menjadi tipis dan permukaannya tidak rata. Akibatnya terjadi  gesekan di antara tulang dan menimbulkan nyeri.

Selain itu pengapuran sendi lutut, juga dapat disebabkan oleh bentuk sendi yang tidak normal. Misalnya menekuk keluar (valgus) atau menekuk ke dalam (varus). Kondisi ini mengakibatkan beban tubuh tidak lagi berada pada tempat yang ideal, melainkan bergesar ke arah luar atau ke dalam. Bagian yang mengalami beban berat akan lebih cepat mengalami pengapuran di banding bagian yang tidak mendapat beban.

Kerusakan pada tulang rawan mengakibatkan gerakan tidak lagi mulus. Ujung-ujung tulang bertemu dan bergesekan satu sama lain. Kerusakan tulang rawan merangsang pertumbuhan tulang baru di dalam sendi, dikenal dengan osteofit. Dengan adanya osteofit, nyeri bertambah parah dan tentu saja aktivitas terganggu.

Penyakit Osteoarthritis

Perlu diketahui bahwa selama ini ada di kalangan-kalangan awam yang salah mengartikan pengapuran osteoporosis. Osteoporosis merupakan pengeroposan tulang, sedangkan osteoarthritis adalah kerusakan pada tulang rawan sendi (kartilago).

Nyeri sendi pada lutut yang terjadi di usia lanjut harus lebih diwaspadai karena bisa saja terjadi akibat kelainan pada luar lutut misalnya adalah pada bagian otot paha yang lemah, cidera yang terjadi pada ligement lutut disebelah dalam, biasanya penderita akan mengeluhkan rasa nyeri disaat posisi jongkok ke berdiri, naik tangga yang hampir jatuh secara tiba-tiba akibat dari lutut yang terasa lemah. Namun dengan bimbingan yang baik, maka kelainan pada nyeri sendi lutut ini akan bisa diatasi. Sedangkan penyebab luar yang lain adalah masalah yang terjadi pada kelainan sendi panggul atau juga terjadinya gangguan di bagian tulang belakang atau HNP yang biasanya bisa menekan atau juga menjepit ke syaraf yang terjadi di sekitar lutut dan biasnaya hal ini akan membutuhkan penanganan lebih kompleks lagi.

Penyebab lainnya diakibatkan karena kelebihan berat badan atau obesitas dan kurangnya melakukan olahraga, karena sangat dianjurkan sekali untuk bisa melakukan olahraga dengan baik dan teratur serta mengonsumsi jenis makanan yang seimbang yang bisa membantu mencegah terjadinya penyakit akibat serangan asam urat tinggi pada orang yang menderita penyakit asam urat. Untuk orang dewasa muda yang saat ini bajnyak dijumpai dengan habitual patellar dislocation yakni adalah kelainan yang terjadi pada tempurung lutut yang bisa dengan mudah lepas disaat sedang melakukan gerakan tertentu, namun biasanya bisa diatasi dengan melakukan penguatan otot atau bahkan dengan tindakan pembedahan.

Untuk usia diatas 45 tahun, maka biasanya terjadi penyakit degeneratif pada lutut yang terjadi akibat suatu kerusakan pada tulang rawan sendi yang disebut dengan arthritis. Pada stadium awal, penyakit ini biasanya ditandai dengan gejala kaku sendi yang terjadi di pagi hari, dan kemudian rasa sakit ini lama kelamaan akan terasa saat sedang jongkok ke berdiri atau saat sedang naik tangga dan pada akhirnya diakhiri dengan nyeri permanen atau menetap. Selain itu juga gerakan sendi yang terjadi dengan terbatas terkadang membuat penderita terpaksa tidak bisa berjalan lagi walaupun kondisi tubuh mereka sehat. Kelainan ini dikenal dengan istilah pengapuran sendi walaupun masih kurang tepat karena kenyatannya memang tidak adanya akumulasi atau penumpukan pada kapur di dalam sendi. Mitos yang menyebutkan adalah bahwa minum susu atau kalsium akan membuat berat menambah dengan tidak tepat, dan bahkan kalsium harus dikonsumsi secara teratur untuk membantu mencegah terjadinya osteoporosis. Osteoporosis sendiri biasanya tidak menimbulkan nyeri lutut sehingga nyeri lutut sendiri biasanya tidak bisa ditangani hanya dengan minum kalsium saja.

Untuk stadium yang lebih lanjut, maka biasanya penanganan nyeri sendi lutut harus membutuhkan tindakan pembedahan yang lebih kompleks lagi misalnya adalah dengan melakukan operasi pada pelapisan permukaan sendi dengan menggunakan sendi buatan yang lebih dikenal dengan arthroplasty atau juga total knee replacement. Tindakan ini biasanya bisa membantu untuk menuntaskan rasa kaku dan gejala lainnya.

Nyeri Sendi Lutut

Posted in Nyeri Sendi | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

Penyakit Nyeri Sendi

Penyakit nyeri sendi merupakan penyakit yang biasanya mengganggu otot sendi. Penyakit nyeri sendi ini merupakan suatu gejala yang bersifat tunggal dan dapat mengganggu kinerja bagian tubuh lainnya. Gejala dari penyakit nyeri sendiri ini dapat dilihat dari berbagai segi seperti merasa tidak nyaman ketika dipegang, bengkak, peradangan, kaki dan pembatasan gerakan.  Hal yang biasanya menyebabkan nyeri sendi ini adalah penyakit rematik.  Namun penyakit nyeri sendi tidak selalu menandakan penyakit reumatik, karena selain  nyeri sendi, rematik juga dapat mempengaruhi otot dan tendon (tempat melekatnya otot), yang mungkin tidak bengkak tetapi tetap sakit. Pada umumnya ada banyak jenis reumatik, namun yang paling umum yaitu osteoarthritis, reumathiod arthritis dan gout arthritis (pirai).

Penyakit Nyeri Sendi

Penyakit Nyeri Sendi

Nyeri Sendi

Penyakit nyeri sendi akibat asam urat tinggi tidak ada memar sedangkan nyeri akibat terbentur biasanya ada memar dan ada riwayat terbentur. Pada patah tulang nyerinya sangat hebat, tulang sangat sakit kalau digerakkan, bentuk tulang menjadi tidak lurus dan didahului oleh trauma pada tulang sedangkan nyeri akibat penyakit asam urat biasanya lokasinya di sendi, meradang dan kambuh-kambuhan.  Pada saat terjadi peradangan hebat maka sendi akan tampak merah, bengkak dan nyeri,  tetapi jika meradangnya berkurang maka gejala-gejala diatas akan berkurang.  Akibat peradangan maka pembuluh darah ditempat itu melebar dan aliran darah ditempat itu meningkat sehingga menimbulkan warna merah. Peradangan pada sendi akibat penyakit ini menyebabkan pembengkakan sendi.

Banyak jenis dan cara pengoabatan dari penyakit nyeri sendi arthritis, tergantung dari beratnya keluhan dan penyakit penyebabnya, serta sendi yang terkena arthritis. Pengobatannya tergantung pada umur, pekerjaan dan kegiatan sehari-hari penderita. Prinsip pengobatannya adalah menghilangkan dan mengobati pennyakit yang mencegah komplikasi perubahan bentuk sendi.  menyebabkan timbulnya keluhan arthritis. Karena penyakit yang mendahului yang menimbulkan keluhan arthritis sering tidak bisa diobati sehingga pengobatan bertujuan untuk mengurangu keluhan sakit dan mencegah komplikasi perubahan bentuk sendi.

Pengobatan Nyeri Sendi

Dasar pengobatan penyakit nyeri sendi adalah memberikan obat sederhan agar penderita mampu bergerak mengerjakan kegiatan sehari-hari dan bisa beristirahat lebih baik. Obat yang lazim diberikan kepada penderita arthritis adalah :

  • Parasetamol (acetaminophen)
  • Aspirin
  • Obat antiperadangan yang bukan golongan steroid (NSAID=nonsteroid antiinflamasi drug)
  • Kortikosteroid
  • Obat untuk menekan reaksi kekebalan (imunosuppresif).

Fisio terapi untuk otot-otot dan rehabilitasi persendian perlu untuk penderita  penyakit nyeri sendi yang berat. Sebagai penderita arthritis sembuh sempurna dengan pengobatan tetapi lebih banyak yang menjadi sakit sendi yang menahun.  Penyakit nyeri sendi ini dapat membuat orang menjadi lemah, tetapi berolahraga secara teratur dapat membantu membentuk massa otot. Meskipun tidak disarankan untuk melakukan gerakan olharaga pada sendi yang panas dan meradang, cobalah menggerakan tangan ke semua rentang gerakan paling tidak sehaki sehari demi menjaga kemampuan gerak. Kompres hangay dapat meredakan nyeri dan mengurangi kejang otot.

Penyakit nyeri sendi yang terjadi pada lutut bisa diatasi dengan cara melakukan perawatan dirumah sendiri :

  1. Beristirahat
    Mendapatkan waktu istirahat yang cukup dengan cara menghindari aktivitas yang berat atau juga aktivitas yang bisa menimbulkan kesakitan, namun harus tetap aktif. Anda bisa melakukan kegiatan alternatif yang bisa membuat rasa tidak nyaman menjadi semakin berkurang, misalnya adalah dengan berenang bukan dengan jogging, beresepeda bukan dengan melakukan tenis. Dan untuk kasus cidera lutut yang akut, Anda bisa menghindari lakukan kegiatan tersebut selama beberapa waktu.
  2. Es
    Anda bia menggunakan es untuk mengompres bagian lutut Anda dilakukan selama 15-20 menit. Dan hal ini dilakukan beberapa kali dalam sehari. Gunakanlah es batu yang dibungkus dengan menggunakan handuk.
  3. Kompresi
    Kompresi adalah salah satu cara mengatasi nyeri sendi pada lutut yang dilakukan dengan membungkus perban secara elastis ke bagian lutut Anda untuk membantu mengendalikan terjadinya pembengkakan. Gunankanlah perban yang pas pada sekitar lutut Anda namun sebaiknya jangan terlalu ketat karena malah akan menimbulkan rasa sakit.
  4. Pengangkatan
    Cara ini dilakukan dengan membaringi lutut Anda yang sedang bersandar pada bantal. Tujuan dari cara ini dilakukan adalah untuk membantu mengontrol persendian yang sedang sakit dan mengalami peradangan.

Kapan Anda harus melakukan kunjungan ke dokter? Lakukan pemeriksaan ke dokter jika Anda mengalami masalah radang sendi dibagian lutut yang bisa mengakibatkan dampak kurang baik jika Anda mengalami beberapa hal dibawah ini :

  1. Pembengkakan yang terjadi pada lutut
  2. Warna kemerahan pada lutut
  3. Terasa panas pada sekitar persendian di lutut
  4. Nyeri sendi pada lutut yang terjadi dengan signifikan
  5. Demam tinggi

Anda bisa melakukan konsultasi dengan dokter jika mengalami sakit sendi pada lutut yang terjadi secar ringan dan selama beberapa waktu. Anda bisa menjelaskan disaat lutut Anda mengalami ngilu yang lama kelamaan semakin memburuk dan terjadi tidak seperti biasanya yang bisa membuat aktivitas atau juga waktu tidur Anda menjadi terganggu. Kemungkinan dokter akan memberikan beberapa obat nyeri sendi lutut untuk membantu mengurangi gejala yang terasa.

Jika Anda mengalami hal-hal dibawah ini, maka sebaiknya lakukan pemeriksaan ke dokter :

  1. Kecacatan pada sendi muncul
  2. Munculnya suara disaat lutut sedang mengalami luka
  3. Ketidakmampuan lutut dalam menggerakkan sendi
  4. Nyeri sendi pada lutut yang terasa saat sedang ditekuk
  5. Pembengkakan yang terjadi dengan tiba-tiba.

Penyakit Nyeri Sendi

Posted in Nyeri Sendi | Tagged , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Osteoartritis Lutut

Osteoartritis Lutut – Gangguan pada sendi atau osteoartritis lutut sangat sering terjadi dan menjadi masalah. Wanita sering sekali mengeluh nyeri pada lutunya bahkan bila terus dibiarkan akan menjadi lutut yang bengkok. Hal tersebut terjadi secara bergantian dari lutut yang satu ke lutut sebelahnya. Pada penderita dengan riwayat trauma sekitar lutut juga mendapat resiko mengalami osteoartritis pada lutut tersebut.

Osteoartritis Lutut

Osteoartritis Lutut

Osteoartritis Lutut

Osteoartritis Lutut merupakan penyakit persendian yang tersering. Kerusakan tulang rawan sendi dikenal dengan Osteoartritis. Osteoartritis  lutut sering terjadi pada lutut-lutut yang pernah mengalami trauma, infeksi atau cedera lain. Tulang rawan bersifat licin dan lembut merupakan jaringan lunak yang berfungsi melapisi kedua ujung tulang yang membentuk persendian. Osteoartritis terjadi bila tulang rawan ini terganggu, rusak atau hilang. Dengan hilangnya tulang rawan maka ruang sendi akan menyempit.

Dalam perkembangan osteoartritis tulang rawan menjadi tipis  dan menjadi terpecah-pecah dan terlepas dari tempatnya. Tulang-tulang disekitarnya akan bereaksi menjadi lebih tebal dan bertumbuh tulang baru yang sering masyarakat kenal dengan pengapuran (spurs), selaput pembungkus sendi (synovium) meradang dan menebal. Hal ini menyebabkan cairan sendi bertambah sehingga timbul pembengkakan.

Keluhan penderita tersering adalah nyeri dan kemudian keluhan deformitas atau kelainan bentuk. Dengan demikian maka inti pengobatan pada osteoartritis ini adalah mengatasi nyeri dan deformitas. Besarnya gangguan sendi ini tergantung pada toleransi penderita dan derajat kerusakan sendi.

Nyeri sendi pada lutut atau osteoarthritis lutut baisanya terjadi akibat dari kondrosit atau sel pembentuk dari proteoglikan dan kolagen yang ada pada rawan sendi mengalami kegagalan untuk bisa memelihara keseimbangan pada degradasi dan juga sintesis matriks ekstraseluler, sehingga akan terjadi suatu perubahan pada diameter dan juga orientasi serat kolagen yang kemudian akan mengubah biomekanik yang dimulai dari tulang rawan yang bisa menjadikan tulang rawan sendi mengalami kehilangan pada sifat kompresibilitasnya yang khas dan unik.

Dampak buruk yang diakibatkan dari nyeri sendi lutut akibat osetoarthritis maka harus dilakukan upaya dalam mencegah terjadinya masalah ini. Salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah dengan menjelaskan faktor-faktor dari resiko terjadinya nyeri sendi lutut. Berdasarkan penelitian yang sudah dilakukan, faktor penyebab dari osteoarthritis lutut sisebabkan karena :

  1. Usia lanjut 45 tahun ke atas
  2. Jenis kelamin perempuan biasanya lebih sering terkena
  3. Ras atau etnik
  4. Faktor genetik atau keturunan
  5. Kebiasan merokok
  6. Mengonsumsi vitamin D terlalu sering dan berlebihan
  7. Obesitas atau kelebihan berat badan
  8. Memgalami penyakit osteoporosis
  9. Penyakit diabetes melitus
  10. Penyakit hipertensi
  11. Hiperurisemia
  12. Histerektomi
  13. Menisektomi
  14. Riwayat yang terjadi pada trauma lutut
  15. Kelainan secara anatomis
  16. Kebiasaan saat bekerja dengan mengangkat beban yang terlalu berat
  17. Melakukan aktivitas fisik yang berlebihan dan berat.
  18. Melakukan olahraga secara berlebihan.

Penyebab Osteoarthritis Lutut

Terjadinya penyakit nyeri sendi pada lutut biasanya tidak lepas dari banyaknya pesendian yang ada di dalam tubuh kita. Dan sekitar 230 sendi biasanya akan menghubungkan pada 206 tulang yang bisa memungkinkan untuk terjadinya suatu gesekan. Dalam membantu melindungi tulang dari terjadinya gesekan didalam tubuh atau juga pada tulang rawan. Namun akibat dari berbagai faktor resiko yang terjadi, maka erosi pada tulang rawan ini akan mengalami pengurangan akibat cairan pada sendi. Tulang rawan sendi mempunyai fungsi dalam membantu meredam getar yang terjadi pada antar tulang. Dan tulang rawan sendiri biasanya terjadi dari jaringan lunak kolagen yang mempunyai fungsi untuk membantu membuat sendi lebih kuat, proteoglikan yang bisa membuat jaringan tadi menjadi lebih elastis dan air atau 70 persen bagian yang akan menjadi bantalan, pelumas serta untuk pemberi nutrisi.

Kondrosit merupakan salah satu sel yang mempunyai peran dalam membentuk proteoglikan dan juga kolagen di dalam rawan sendi. Nyeri sendi lutut atau osetoarthrisi biasanya terjadi akibat kegagalan menisintesis matriks yang berkualitas pada kondrosit dan juga memelihara keseimbangan yang terjadi antara degradasi dan juga sintesis matriks ekstraseluler dan termasuk beberapa diantaranya adalah produksi dari kolagen untuk tipe I, III, IV, dan X dengan cara yang berlebihan serta sintesis pada proteoglikan yang terjadi dengan pendek. Hal ini kemudian menyebabkan terjadinya suatu perubahan pada diameter dan juga orientasi pada serat kolagen yang kemudian mengubah biomekanik dari tulang rawan, sehingga kemudian tulang rawan sendi ini mengalami sifat kompresibilitasnya yang unik dan hilang.

Selain akibat kondrosit, sinoviosit juga mempunyai peran dalam patogenesis OA yang paling utama terjadi setelah mengalami sinovitis yang pada akhirnya menyebabkan nyeri serta perasaan menjadi tidak nyaman. Sinoviosit ini yang mengalami epradangan akan menghasilkan Matrix Metalloproteinases (MMPs) dan juga pada berbagai stokin yng kemudian akan dilepaskan ke dalam rongga sendi dan membuat matriks rawan sendi mengalami kerusakan serta membuat kondrosit menjadi aktif. Kemudian pada akhirnya tulang bagian subkondral akan berperan, dimana oetoblas ini akan mengalami rangsangan dan kemudian menghasilkan enzim proteolitik.

Atas dasar itu maka dibuat beberapa tahapan terapi yang diputuskan bersama-sama antara dokter dan pasien. Beberapa alternatif terapi yang saat ini dikenal secara umum dibagi dalam lima kelompok. Modifikasi hidup sehat, seperti pendidikan pasien, aktivitas, pengurangan berat badan, olahraga, memakai brace.

Pengobatan osteoarthritis lutut termasuk anti-nyeri, glukosamin, dan kondroitin sulfat. Suntikan intra artilkular seperti suntikan kortikosteroid, asam hyaluronat. Pembedahan seperti arthroscopy, osteotomy, total knee replacement.

Osteoartritis Lutut

 

Posted in Nyeri Sendi | Tagged , , , , , , , , , | Leave a comment

Sendi Pusat Gerak Tulang

Sendi Pusat Gerak Tulang – Sendi merupakan hubungan antartulang sehingga tulang dapat digerakkan.Badan kesehatan dunia WHO sejak enam tahun lalu memperkirakan bahwa beberapa ratus juta orang telah menderita penyakit sendi dan tulang (rematik) dan angka tersebut diperkirakan akan meningkat tajam pada tahun 2020. Menurut WHO penyakit rematik terbanyak ditemukan dalam praktik sehari-hari dan memberikan dampak disabilitas yang tinggi.

Sendi Pusat Gerak Tulang

Sendi Pusat Gerak Tulang

Sendi Manusia

Sebelum menjelaskan lebih lanjut mengenai penyakit nyeri sendi, ada baiknya kita mengetahui terlebih dahulu tentang persendian dalam tubuh kita. Sendi pusat gerak tulang, hal ini adalah karena hubungan dari antar tulang yang terjadi pada rangka tubuh disebut dengan persendian. Dan berdasarkan perbedaan dari kemampuan geraknya pada persendian baisnay terbagi ke dalam sendi gerak, sendi kaku dan juga sendi mati. Sendi pusat gerak tulang merupakan hubungan antara tulang dengan suatu gerakan yang dilakukan lebih banyak.

Untuk sendi pusat gerak tulang antara yang satu dengan yang lainnya kemudian diikat dengan jaringan pengikat atau juga ligamen. Dan gerakan dari antara tulang ini kemudian akan menimbulkan suatu gesekan serta rasa sakit jika pada bagian rongga antar tulang tidak ada pelumas atau minyak sendi. Dan berdasarkan dari jenis gerakannya ini sendi gerak dikenal dengan berbagai jenis dari sendi, beberapa diantaranya adalah sendi peluru, sendi putar, sendi pelana, sendi gulung, dan juga sendi engsel. Sendi peluru adalah persendian yang bisa membuat gerakan pada seluruh arah. Dan sendi ini biasanya berporos tiga. Kemudian sendi peluru ada pada hubungan antara tulang lengan atas dan juga pada tulang belikat. Sedangkan pada sendi peluru ujung tulang yang satu dengan yang lain kemudian akan membentuk suatu lekukan dalam bentuk lingkaran sehingga menimbulkan bonggol tulang yang satu yang kemudian bisa masuk pada lekukan tulang yang lainnya. Selain itu, hubungan antar tulang pada panggul dan juga tulang paha yang merupakan salah satu sendi peluru.

Hubungan dari antar tulang dimana ujung dari tulang yang satu dalam bentuk tonjolan yang kemudian masuk ke dalam lubang tulang yang lain yang disebut dengan istilah sendi putar. Sendi putar ini bisa memungkinkan dari terjadinya suatu gerakan seperti gerakan memutar. Sendi putar yang ada pada hubungan antar tulang hasta dan juga pada tulang pengumpil juga ada hubungan antara tulang pemutar dan juga tulang atlas.

Kemudian hubungan antara tulang yang bisa memungkinkan terjadinya suatu gerakan dua arah adalah sendi pelana. Sendi pelana terdapat suatu hubungan dengan antara tulang ibu jari dengan tulang telapak tangan. Dan hubungan antara tulang telapak tangan dengan tulang pengumpil ini merupakan salah satu sendi gulung. Selain itu, hubungan antara ujung tulang yang bisa menghasilkan suatu gerakan misalnya adalah seperti engsel pada bagian pintu disebut sebagai sendi engsel. Hubungan dari antara tulang paha dan juga pada tulang kering dibagian lutut, atau juga antara tulang lengan dan tulang hasta dibagian sikut serta ke bagian ruas ibu jari yang merupakan sendi engsel.

Sendi kaku adalah salah satu jenis persendian yang bisa memungkinkan terjadinya suatu gerakan yang sedikit. Sendi kaki bisa terjadi pada hubungan antar tulang dibagian pergelangan tangan dan juga dibagian tulang pergelangan kaki. Selain itu, sendi mati adalah salah satu bentuk jenis persendian yang bissa menghubungkan tulang yang satu dengan yang lain namun tanpa bisa digerakkan sama sekali. Dan untuk persendian jenis ini ada suatu hubungan dengan antara tulang dibagian tengkorak.

Penyakit Nyeri Sendi

Dan di Indonesia sendiri, WHO mencatat penderita gangguan sendi mencapai 81% dari total populasi.

Di Asia penyakit rematik ini mulai sering ditemui pada usia muda. Banyak ditemui wanita mengalami penyakit ini pada umur 30 tahun dan menjadi beban keluarganya.
Penyebab rematik sangat bervariasi tapi umumnya karena masalah otoimun (autoimune), dimana sistem kekebalan tubuh berbalik menyerang jaringan persendian. Akibatnya tulang rawan disekitar sendi menipis. Sebagai gantinya terbentuklah tulang baru. Ketika tubuh bregerak, tulang-tulang dipersendian bersinggungan, inilah yang memicu rasa sakit dan nyeri yang hebat.

Rematik juga dipicu oleh faktor pertambahan usia. Pada mereka yang sudah berusia lanjut, lapisan pelindung persendian yang berfungsi mengalami terjadinya gesekan antar tulang mulai menipis dan cairan tulang mulai mengental, menyebabkan tubuh menjadi kaku dan sakit saat digerakkan. Bagi mereka yang melakukan pola hidup sehari-hari tak sehat, akan beresiko mengidap rematik cukup besar.

Nyeri sendi merupakan salah satu gangguan pada sendi yang ditandai akibat oleh peradangan, cidera, patah tulang, proses penuaan, gangguan pada suplai pembuluh darah serta hal lainnya. Radang sendi yang terjadi pada anggota gerak  bawah biasanya bisa diakibatkan karena terjadinya suatu kerusakan pada struktur jaringan sendi yang terjadi itu sendiri yakni tulang pada rawan sendi, sinovial atau pembungkus sendi, meniskus atau pada bantalan sendi, ligament dibagian jaringan pengikat sendi, dan juga dibagian tendon atau bagian otot yang bisa menempel pada tulang. Bahkan juga untuk nyeri sendi yang dirasakan bisa merupakan salah satu bentuk dari nyeri rujukan yang terjadi didaerah yang lain.

Itulah informasi mengenai sendi pusat gerak tulang dan juga nyeri sendi. Semoga bermanfaat untuk Anda semua.

Sendi Pusat Gerak Tulang

Posted in Nyeri Sendi | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

Cara Mengobati Nyeri Sendi

Cara Mengobati Nyeri Sendi – Arthritis atau radang sendi merupakan penyakit yang disertai dengan gejala-gejala yang bisa sangat mengganggu aktivitas keseharian. Radang sendi seperti rematik ini biasanya ditandai dengan kemerahan, kekakuan, pembengkakan dan rasa sakit di area persendian. Radang sendi ini bisa dibedakan menjadi 3 kelompok yaitu rematik arthritis yang biasanya menyerang persendian jari, pergelangan, lutut dan jari kaki.

Cara Mengobati Nyeri Sendi

Cara Mengobati Nyeri Sendi

Nyeri Sendi

Pengobatan dari nyeri sendi jika Anda pergi ke dokter maka biasanya dokter akan memberikan obat sejenis asetosal, riaproxen, ibuprofen. Namun ada juga yang tergolong sebagai salah satu tindakan alternatif misalnya adalah seperti akupuntur, totok jari atau juga melakukan pijat dan urut. Namun untuk yang lebih membantu meringankan dan menghindari dari terjadinya kekambuhan, penderita penyakit nyeri sendi bisa melakukan olahraga ringan, melakukan diet, atau juga mendapatkan bantuan lewat peralatan dan semuanya ini harus segera diupayakan berdasarkan dari macam penyakit dasar yang bisa menjadi penyebab dari munculnya nyeri sendi tadi.

Nyeri sendi memanglah membuat penderitanya menjadi terganggu atau membuat penderitanya mengalami stres sampai membuat mereka tidak bisa melakukan apa-apa. Jadi tidak jarang untuk membantu cara mengobati nyeri sendi maka kadang sifatnya adalah untung-untungan. Karena kemungkinan banyaknya penyebab yang membuat dokter tidak bisa dengan mudah menegakkan diagnosis. Oleh sebab itulah pengobatan yang dilakukan pada satu pasien belum tentu cocok dilakukan pada pasien yang lain.

Cara mengobati nyeri sendi yang bisa dilakukan adalah dengan meningkatkan daya tahan tubuh akan rasa nyeri yang bisa dilakukan dengan cara biofeedback atau sugesti yang dibaratkan seperti tidak apa-apa pada anak yang sedang menangis karena jatuh saat sedang berlari. Selain itu, cara mengobati nyeri sendi yang lainya bisa dilakukan dengan cara mengompres dengan air hangat, menggunakan obat gosok atua juga menggunakan param yang bisa dicoba. Berdasarkan fisio terapi, tongkat dari penopang saat sedang berkalan. Dan melakukan olahraga seperti tai chi atau yoga yang bisa dicoba dalam membantu mengatasi nyeri sendi yang muncul. Memang untuk hasil yang muncul dari usaha mengobati nyeri sendi tidak sama antara satu orang dengan yang lainnya.

Untuk kasus kerusakan pada sendi, maka baisanya dokter kemungkinan akan mengganti bagian yang rusak dengan sendi tiruan agar bisa membantu melakukan gerakan yang melibatkan gerakan dari persendian tersebut. Pilih menggerakan atau malah kehilangan? Pameo seperti ini benar adanya untuk kasus nyeri sendi yang meradang. Dan jika sendi tersebut tidak digerakkan, maka kerusakan sendi itu akan terjadi semakin parah dengan akibat atau dampak buruk yang membuat sendi itu malah tidak bisa digerakkan sama sekali. Dan kadang, disinilah obat untuk membantu menghilangkan nyeri dibutuhkan agar penderita mau melakukan gerakan dalam mencegah terjadinya kerusakan yang semakin parah lagi.

Cara Mencegah Nyeri Sendi

Pencegahan yang bisa dilakukan pada nyeri sendi adalah dengan melakukan olahraga yang benar dan tepat dengan tujuan untuk membantu mengurangi munculnya rasa nyeri di pergelangan kaki, lutut, pinggul atau juga bagian bahu. Karena gerakan tersebut akan membantu menguatkan otot, memulihkan kembali dari kelenturan sendi yang secara umum bisa membantu menjaga kesehatan dengan lebih umum. Olahraga yang dilakukan dengan baik dan benar merupakan salah satu langkah awal yang sangat baik dalam membantu mengurangi nyeri sendi dan bahkan jika Anda membiasakan diri melakukan olahraga seperti itu bisa membantu mencegah tindakan operasi. Olahraga yang seperti ini harus dilakiukan sebagai salah satu gerakan yang halus misalnya adalah dengan melakukan tambahan gerakan dengan sasaran menggunakan sendi yang sering mengalami sakit. Untuk itu sangat dibutuhkan upaya dalam memperhatikan benar bahwa harus memulai olahraga dengan melakukam pemanasan lebih dulu.

Pemanasan bisa dilakukan dengan cara lewat gerakan ringan atau juga dengan berjalan terlebih dahulu. Dan sesudah itu lakukanlah peregangan, peregangan yang dilakukan sebaiknya jangan berlebhan karena bisa menimbulkan nyeri.

Cara Mengobati Nyeri Sendi

1. Cara Pertama

Bahan-Bahan :

– 10 lembar daun jarak pagar segar
– Air hangat secukupnya

Cara Pemakaian :

– Daun jarak pagar di cuci bersih
– Kemudian tumbuk hingga halus
– Lalu remas dengan air hangat secukupnya
– Setelah itu balurkan dan gosok pada bagian yang sakit
– Lakukan 2 kali sehari

2. Cara Kedua

Bahan-Bahan :

– 2,5 gram bubuk kulit kayu manis
– 1/2 cangkir air hangat

Cara Pemakaian :

– Bubuk kulit kayu manis di seduh dengan air hangat
– Aduk hingga merata dan minum airnya
– Lakukan 2 kali sehari dengan dosis yang sama

3. Cara Ketiga

Bahan-Bahan :

– 6 gram ranting kayu manis muda
– 1 gelas air hangat

Cara Pemakaian :

– Ranting kayu manis muda di rebus dalam 1 gelas air
– Diamkan hingga tersisa setengahnya
– Lalu minum air rebusannya sekaligus
– Lakukan 2 kali sehari dengan dosis yang sama

4. Cara Keempat

Bahan-Bahan :

– 6 gram ranting kayu manis muda
– 1/2 gelas air hangat

Cara Pemakaian :

– Giling ranting kayu manis muda hingga menjadi bubuk
– Kemudian seduh dengan 1/2 gelas air panas
– Minum sekaligus
– Lakukan 2 kali sehari

5. Cara Kelima

Bahan-Bahan :

– Kepala bunga matahari secukupnya

Cara Pemakaian :

– Rebus kepala bunga matahari hingga menjadi kanji
– Lalu tempelkan pada sendi yang sakit

Cara Mengobati Nyeri Sendi

 

Posted in Nyeri Sendi | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

Macam-Macam Nyeri Sendi

Macam-Macam Nyeri Sendi – Nyeri sendi adalah salah satu gangguan pada sendi yang bisa membuat aktivitas seseorang menjadi terganggu atau juga membatasi kegiatan yang biasanya dilakukan misalnya adalah seperti melakukan olahraga, berjalan-jalan, naik ke tangga, atau juga menggendong anak serta lainnya. Nyeri sendi sendiri bisa menimbulkan berbagai beban pikiran seperti stres, terjadinya ketegangan, karena akan membuat seseorang berpikir tidak bisa melakukan aktivitas apa-apa. Nyeri sendi sendiri terbagi menjadi beberapa macam. Macam-macam nyeri sendi terbagi berdasarkan letak dan penyebab yang terjadi.

Macam-Macam Nyeri Sendi

Macam-Macam Nyeri Sendi

Nyeri Sendi

Nyeri sendi akan membuat penderita merasa tidak nyaman, namun hal ini sebaiknya jangan membuat Anda menjadi tidak ingin bergerak. Sebaliknya malah penderita harus menggerakkan bagian sendi tersebut agar kasusnya tidak berubah semakin parah.

Macam-Macam Nyeri Sendi 

1. Nyeri Sendi Jari Tangan

Nyeri sendi jari-jari tangan dapat disebabkan oleh penyakit rematik. Namun demikian, jangan terburu-buru menganggap semua nyeri pada sendi jari-jari dan pergelangan tangan selalu disebabkan oleh penyakit rematik

Rematik adalah penyakit di mana terjadi peradangan bagian dalam kapsul sendi akibat adanya antibodi tidak normal yang justru menyerang bagian tubuh sendiri, yaitu kapsul sendi. Penyakit rematik memang terutama menyerang sendi-sendi jari-jari dan pergelangan tangan. Namun demikian, penyakit rematik lazim menyerang lebih dari tiga sendi serta mengenai kedua tangan kanan dan kiri secara simetris pada waktu yang bersamaan. Penyakit rematik sangat jarang menyebabkan nyeri hanya pada satu sendi saja.

Ada beberapa penyakit lain yang lebih sering menyebabkan nyeri sendi di daerah tangan dibanding penyakit rematik, yaitu penyakit trigger finger, penyakit de Quervain, dan carpal tunnel syndrome. Ketiga penyakit ini lebih sering mengenai wanita dibanding laki-laki.

Penyakit trigger finger terjadi akibat terjepitnya otot jari-jari di daerah telapak tangan. Gejala yang khas adalah adanya nyeri pada pangkal jari tangan, terutama jika jari-jari digunakan untuk menggenggam. Jari sering seperti ”tersangkut” pada saat dilipat dan terasa nyeri jika diluruskan kembali.

Penyakit De Quervain timbul akibat terjepitnya otot ibu jari tangan. Nyeri terasa di daerah pergelangan tangan di sebelah atas pangkal ibu jari. Rasa nyeri timbul pada saat tangan dipakai menggenggam atau mengangkat sesuatu, misalnya gayung untuk mandi.

Penyebab lain nyeri jari-jari tangan adalah Carpal tunnel syndrome (CTS) yang disebabkan terjepitnya saraf medianus di daerah pergelangan tangan. Gejala CTS yang lebih menonjol dibanding rasa nyeri adalah rasa tebal dan kesemutan pada ibu jari, telunjuk, jari tengah dan manis; jari kelingking tidak mengalami gejala semacam itu.

2. Nyeri Sendi Bahu dan Siku

Nyeri bahu paling sering diakibatkan oleh penyakit shoulder impingement, yaitu suatu penyakit akibat peradangan otot di dalam sendi bahu. Peradangan tersebut lazim disebabkan oleh robekan serabut-serabut otot di dalam sendi bahu, yang dikenal sebagai rotator cuff.

Gejala penyakit ini adalah bahu terasa nyeri jika lengan diangkat ke arah atas atau ke arah belakang. Penderita mengalami kesulitan melakukan gerakan tertentu, seperti menyisir, mengangkat gayung atau memakai kaos.

Ada dua penyakit penyebab nyeri sendi siku. Penyakit tennis elbow menyebabkan nyeri di daerah sisi luar sendi siku, sementara golfer’s elbow mengakibatkan nyeri pada sisi dalam sendi siku. Sama seperti shoulder impingement, kedua penyakit ini disebabkan oleh peradangan otot akibat peregangan otot secara berlebihan, bukan karena penyakit rematik atau asam urat.

3. Nyeri Sendi Kaki

Selain rematik, asam urat tinggi sering dituduh sebagai penyebab nyeri sendi. Asam urat jika menumpuk di dalam sendi dalam bentuk kristal natrium urat memang dapat menyebabkan peradangan dan nyeri sendi. Akan tetapi, sekitar 90% nyeri sendi yang disebabkan oleh asam urat hanya menyerang sendi pangkal ibu jari kaki.

Dengan kata lain, nyeri sendi yang dapat dihubungkan dengan penyakit asam urat adalah nyeri sendi yang mengenai pangkal ibu jari kaki. Asam urat jarang mengakibatkan nyeri pada sendi yang lain, meskipun juga dapat menyerang sendi siku dan jari-jari tangan serta pergelangan kaki.

Penyebab utama nyeri di daerah kaki adalah plantar fasciitis dan Achilles tendonitis, bukan asam urat atau rematik. Kedua penyakit ini disebabkan oleh peradangan otot di daerah kaki.

Plantar fasciitis menyebabkan nyeri pada telapak kaki (sisi bawah tumit), khususnya ketika bangun pada pagi hari yang biasanya berkurang setelah kaki digunakan berjalan beberapa waktu. Sementara Achilles tendonitis menyebabkan nyeri pada ujung belakang tumit. Kedua penyakit ini bukan merupakan penyakit rematik

4. Nyeri Sendi Lutut

Sendi pinggul dan lutut adalah dua sendi yang paling sering terasa nyeri karena paling banyak menerima beban. Penyebab utama nyeri kedua sendi tersebut juga bukan penyakit rematik atau asam urat.

Pada usia di bawah 45 tahun, penyebab utama nyeri kedua sendi ini adalah peradangan otot dan kapsul pembungkus sendi akibat peregangan yang berlebihan, seperti misalnya karena olah raga atau terpeleset. Sementara di atas umur 45 tahun, penyebab utama nyeri kedua sendi tersebut adalah pengapuran sendi (osteoartritis), bukan penyakit rematik atau asam urat, seperti keyakinan banyak orang

Pengapuran sendi merupakan suatu penyakit yang disebabkan oleh menipisnya tulang rawan sendi. Tulang rawan berfungsi melapisi setiap ujung tulang pembentuk sendi, sehingga sendi dapat bergerak bebas tanpa rasa sakit. Jika tulang rawan tersebut menipis, ujung tulang tidak dilapisi lagi oleh tulang rawan dan akan saling bergesekan secara langsung sehingga mengakibatkan rasa nyeri.

Macam-Macam Nyeri Sendi

 

Posted in Nyeri Sendi | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

Arthritis

Arthritis adalah peradangan pada satu atau kedua sendi anda, pada satu atau kedua lutut atau pergelangan tangan, atau pada bagian punggung. Dua jenis arthritis yang paling umum adalah osteoarthritis dan rheumatoid arthritis

Gejala dan Tanda-Tanda Arthritis

Tanda dan gejala arthritis yang paling umum terjadi pada area sendi. Berdasarkan pada tipe arthritis yang anda miliki, arthritis pada sendi memiliki gejala :

  • Nyeri
  • Kaku
  • Bengkak
  • Kemerahan
  • Berkurangnya jarak langkah anda

Beberapa tipe arthritis atau nyeri sendi memiliki tanda dan gejala pada bagian lain tubuh, antara lain :

  • Demam
  • Lelah
  • Ruam
  • Berat badan yang turun
  • Masalah pernapasan
  • Mata dan mulut terasa kering
  • Berkeringat pada malam hari
Arthritis

Arthritis

Penyebab Arthritis atau Nyeri Sendi

Nyeri sendi yang terkait dengan arthritis disebabkan oleh kerusakan pada sendi, antara lain :

  • Cartilage
    Sendi yang keras tetapi licin dan melapisi ujung tulang, cartilage membuat tulang mudah tergelincir dengan lembut satu sama lain.
  • Joint Capsule
    Membran yang agak keras ini membungkus semua bagian sendi.
  • Synovium
    Membran tipis melapisi joint capsule dan mengeluarkan cairan synovial yang melicinkan persendian.

Jenis nyeri sendi terbagi menjadi beberapa macam dibawah ini :

  1. Nyeri sendi akibat peradangan
    Nyeri sendi ini biasanya disertai dengan suatu peradangan ditandai dengan gejala seperti pembengkakan, rasa panas dan warna kemerahan. Nyeri sendi ini merupakan salah satu gejala dari penyakit rematik. Untuk penyakit rematik merupakan salah satu penyakit yang disebabkan karena sistem imun salah mengenal dan kemudian menyerang balik jaringan tubuh yang normal. Dan awalnya ditandai dengan gejala seperti pembengkakan, kemudian lama kelamaan gejala ini akan berubah membuat anggota tubuh berubah menjadi bengkok sehingga menyebabkan kecacatan sendi. Penyakit rematik merupakan salah satu jenis penyebab yang paling umum terjadi dan merupakan nyeri sendi kronis. Penyakit rematik bukanlah penyakit usia lanjut karena penyakit ini bisa saja menyerang usia muda.
  2. Penyakit Gout atau penyakit asam urat
    Penyakit nyeri sendi gout disebabkan karena kadar asam urat yang tinggi di dalam darah. Biasanya menyerang bagian lutut, tumit, pergelangan kaki, jari, tangan, dan siku. Biasanya penyakit gout akan diturunkan dalam keluarga yang mempunyai riwayat kesehatan mengalami hal tersebut. Gejala yang muncul biasanya adalah nyeri sendi yang terjadi dengan tiba-tiba dan mendadak. Namun lebih sering terjadi di malam hari. Kemudian nyeri sendi ini akan terasa berdenyut dan lama kelamaan akan semakin sakit dan setelah itu bertambah semakin nyeri jika sedikit saja digerakkan. Kemerahan pada sendi yang mengalami pembengkakan.
  3. Osteoarthtritis
    Penyakit OA atau nyeri sendi pada lutut ini biasanya lebih sering disebabkan karena rapuhnya pada kapsul sendi sehingga bisa membuat lapisan pada tulang rawan menjadi rusak yang kemudian menutup permukaan bagian ujung-ujung tulang. Dan umumnya penyakit ini menyerang sendi-sendi yang menjadi penopang dari tubuh misalnya adalah seperti lutut pinggul, tulang belakang. Penyakit OA ini baisanya menyerang mereka yang berusia lanjut. Namun untuk sebagian penderita kasusnya tidak berubah semakin parah. Gejala yang muncul adalah seperti nyeri dan kaku pada sendi yang paling utama terjadi pada saat sedang berdiri, berjalan atau juga setelah duduk lama, jika lutut dan juga pinggul yang mengalami serangan.

Penanganan Nyeri Sendi

Penanganan yang dilakukan pada nyeri sendi diatas adalah rehabilitasi nyeri sendi dibagian anggota yang terserang yang harus memperhatikan anatomi serta problem dari biomekanik tubuh. Bukan hanya dibaian sendi yang terserang saja, namun dilihat dengan lebih menyeluruh baik dari sendi panggul, paha, sendi lutut, betis, dan juga sendi pergelangan kaki serta kaki, bahkan dengan menyeluruh tubuh yang termasuk ke dalam tungkai sisi yang satunya lagi, bentuk kesimetrisan pada bahu dan tulang belakang baik yang secara statis atau juga secara dinamis misalnya adalah saat sedang berjalan, saat sedang berdiri, naik tangga dan melakukan aktivitas yang lain.

Kelainan akan menyebabkan kelainan. Jadi, tanpa memperhatikan beberapa hal diatas, maka pengobatan atau juga suatu tindakan apapun yang diberikan dan termasuk pada orang yang sudah menjalani operasi, maka tingkat dari keberhasilan terapi tidak akan tercapai dengan maksimal dan dikemudian harinya nyeri akan terasa lagi atau kambuh yang akan membuat terjadinya kelainan pada struktur serta organ yang lain.

Penegakkan diagnosis dengan melakukan tes diagnostik misalnya adalah seperti pemeriksaan rontgent, MRI, dan lainnya harus selalu didasari dari suatu penemuan pada klinik. Dan sebaiknya jangan mengulang pemeriksaan yang sudah pernah dilakukan, terkecuali jika memang memberikan manfaat. Selain itu, interpretasi dari suatu hasil pemeriksa pada diagnositik harus ada suatu relevansinya dengan riwayat klinis dan pemeriksaan secara fisik. Jadi jangan menyebutkan penyakitnya hanya berdasarkan dari foto rontgent atau juga melakukan MRI.

Salah satu yang bisa dilakukan adalah program latihan fisik. Program latihan fisik yang dilakukan harus disesuaikan atau dicocokkan dengan kondisi penyakit seseorang. Dan kemudian diberikan dengan cara yang benar serta dengan pemberian dosis yang benar juga dalam membantu memperhatikan kinesiologi dan juga biomekanika tubuh. Pertama adalah dengan melakukan rehabilitasi yang biasanya ditujukan untuk membantu mengembalikan lagi gerakan pada sendi dan juga fleksibelitias serta membantu mengidentifikasi ketidakseimbangan yang teerjadi pada biomekanik yang masih bisa dikoreksi dengan benar.

Arthritis

Posted in Nyeri Sendi | Tagged , , , , , , , | Leave a comment